Buyan Kelumbi, Tempilang – Pemerintah Desa Buyan Kelumbi menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 pada 21 Maret 2025, bertempat di Kantor Desa Buyan Kelumbi]. Acara ini merupakan langkah strategis desa dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.
Kegiatan rembuk stunting ini dihadiri oleh Camat Tempilang atau yang mewakili, Kepala Puskesmas Tempilang, Bidan Desa, Pendamping Desa, BPD, Kader Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh agama, PKK, serta perwakilan dari keluarga yang memiliki balita dan ibu hamil.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Buyan Kelumbi, Arlan Densi, menyampaikan bahwa stunting bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi desa. “Melalui rembuk stunting ini, kita ingin memperkuat komitmen bersama dalam melakukan pencegahan sejak dini. Tidak cukup hanya dari sektor kesehatan, tapi perlu dukungan semua pihak,” ujarnya.
Acara rembuk ini juga menyepakati beberapa rencana aksi desa dalam pencegahan dan penanganan stunting di tahun 2026, antara lain:
-
Penguatan edukasi gizi kepada ibu hamil dan keluarga balita,
-
Peningkatan layanan kesehatan dasar dan imunisasi,
-
Pemberian makanan tambahan melalui Posyandu,
-
Perbaikan sanitasi dan akses air bersih,
-
Pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Desa Buyan Kelumbi dalam mewujudkan desa bebas stunting menuju generasi sehat dan unggul di masa depan.
